Pembukaan tingkat expo perguruan tinggi, SMA Santo Paulus Pontianak tanggal 08 Januari 2016 yang bertempat di gedung Bina Remaja dihadiri oleh Camat Pontianak Kota Bapak Sobrani, S.E, lurah Darat Sekip Bapak Petrus, Dinas Pendidikan Menengah Kota Pontianak, Kepala Sekolah SMA/MA/SMK, Ketua Yayasan Pendidikan Sekolah Bruder serta orangtua wali siswa. Secara resmi dibuka oleh bapak M.F Muhin dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat beliau membacakan sambutan dan pengarahan dari Kepala Dinas Pendidian dan Kebudayaan Kalimantan barat bapak Drs. Akim, MM. tentang kesiapan memasuki era perdagangan bebas yang tidak bisa dihindari, dan mau tidak mau harus kita hadapi, yang diperlukan kerjasama bahu membahu dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, masa depan sebuah bangsa akan sangat ditentukan oleh generasi muda sebagai penerus tongkat estafet dari generasi sebelumnya. Generasi muda haruslah mempunyai bekal yang memadai untuk meneruskan gerak pembangunan yang sangat dinamis tersebut.

Kegiatan expo yang diikuti oleh 50 institusi pendidikan dari kota Pontianak, Jawa-Bali, serta diiikuti oleh institusi pendidikan tinggi dan universitas dari luar negeri berlangsung selama 2 hari dari tanggal 8-9 Januari 2016.

  

 

Website SMA Santo Paulus dibuat sebagai sarana komunikasi dan informasi kegiatan sekolah baik secara akademik maupun non akademik. Website SMA Santo Paulus sudah mulai dikembangkan sejak tahun 2005. Sejalan dengan perkembangan dunia informasi dan komunikasi internet sebagai sarana yang sangat efektif untuk menyampaikan berita dan informasi maupaun sarana komunikasi yang cepat dan terupdate.

Website SMA Santo Paulus berisi informasi tentang profil sekolah, fasilitas sekolah, kegiatan akademik maupun non akademik, informasi seputar sekolah dan kegiatan pembelajaran berbasis online serta berita-berita teraktual.

 

Keluarga besar SMA Santo Paulus Pontianak mengucapkan "Selamat Hari Raya Natal 25 Desember 2015 dan Tahun Baru 2016"

Dalam rangka peringatan 25 Tahun alumni angkatan 1987-1990 SMA Santo Paulus menyelenggarakan kegiatan reuni alumni pada tanggal 12-13 Desember 2015 dan memberikan sumbangan sarana pendidikan berupa alat musik keyboard, gitar electrik, 2 buah bola volley, 2 buah bola basket dan satu buah laptop. Alat-alat tersebut akan digunakan untuk menunjang kegiatan pembelajaran dan pengembangan bakat minat serta pengembangan diri khususnya dibidang musik, olahraga dan jurnalistik.

  

Bong KhinLiung Ketua Panita Reuni Alumni 1987-1990 menyerahkan laptop untuk menunjang kegiatan jurnalistik Varia.

Video Upacara Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 71 dan detik-detik proklamasi 17 Agustus 2016 di lapangan SMA Santo Paulus Pontianak, dengan inspektur upacara Ketua Yayasan Pendidikan Sekolah Bruder, Br. Bernardinus S, MTB dengan peserta upacara guru, karyawan dan siswa-siswi SD Bruder Melati, SMP Bruder, SMA Santo Paulus dan Petugas Pengibar Bendera atau pasukan Paskibraka SMA Santo Paulus Pontianak "Adhigana Nirbita Sakti" .

Lima siswa SMA Santo Paulus Pontianak berhasil lolos seleksi belajar bersama Maestro yang diselenggarakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Ke lima siswa tersebut adalah Icha untuk bidang seni suara Icha akan belajar bersama maestro Sundari Sukoco di Jakarta, kemudian Ari, Elga, Maici dan Renu untuk bidang seni musik bersama maestri Ismet di Bandung. Kegiatan tersebut di mulai tanggal 18 sampai dengan 29 Juli 2016, dan puncak belajar bersama maestro adalah pementasan hasil belajar di gedung Purnabudaya Universitas Gajah Mada Yogyakarta pada tanggal 29 Juli 2016.

Tujuan dari belajar bersama maestro ini adalah siswa belajar langsung dari sang maestro tentang keaneka ragaman seni dan budaya yang tersebar di seluruh penjuru Nusantara, dengan ilmu yang mereka dapat walaupun singkat diharapkan para siswa mampu menjadi semakin mencintai, mengenal dan menjadi agen dan penerus budaya Nusantara.

Sekolah juga bukan hanya tempat menimba ilmu pengetahuan saja tetapi juga tempat untuk belajar berbagai hal termasuk di dalamnya adalah menghargai kreativitas seni dan nilai-nilai budaya Nusantara yang sangat kaya dengan keaneka ragaman yang adi luhung untuk terus di lestarikan.

Ari, Maici, Icha, Br. Vianney, Renu dan Elga berpose bersama setelah pementasan hasil belajar bersama maestro di gedung Purnabudaya UGM Yogyakarta.